Elemen Utama DOJCC

Elemen – Elemen Utama DOJCC

Dalam berbagai belahan dunia, Tuhan telah membangkitkan banyak komunitas – komunitas Perjanjian sebagai karya Roh Kudus dalam Rahmat Pembaharuan Karismatik Katolik. Komunitas Perjanjian adalah suatu kelompok Kristiani yang dipimpin oleh Tuhan untuk mendekatkan diri mereka kepadaNya antara satu sama lain dalam suatu bentuk komitmen bersama. Tujuannya adalah menghidupkan gaya hidup Kristiani baik dalam keluarga maupun kehidupan pribadi, melalui keterbukaan terhadap karunia – karunia Roh Kudus, doa dan penyembahan, sharing dan pengajaran, dan saling membantu satu sama lain.
Berikut adalah elemen-elemen utama dalam DOJCC :

Karunia-Karunia Roh

Komunitas perjanjian murid-murid Yesus tumbuh dalam semangat pembaharuan karismatik dimana para anggotanya terus mengalami curahan Roh Kudus yang membawa perubahan hidup yang nyata dan karunia Roh untuk diterapakan dalam kehidupan rohani anggota. Pengalaman pembaptisan dalam Roh juga komitmen pada Kristus merupakan dasar hidup komunitas. Baptisan dalam Roh membawa pembaharuan terhadap sakramen permandian dan krisma, yang membawa kita pada kepenuhan hidup berkat rahmat yang dicurahkan melalui sakramen-sakramen tersebut. Karunia-karunia inilah yang diberikan untuk membentuk satu tubuh / satu kesatuan yang siap mewartakan Injil dan menerapkan karunia-karunia Roh.

Misi

Kerinduan untuk membawa semua orang mengenal Yesus menjadi konsekuensi dan wujud syukur atas belaskasihan-Nya dalam kehidupan pribadi maupun bersama dalam komunitas. Murid-murid Yesus dalam komunitas Perjanjian Murid-murid Yesus (DOJCC) berusaha menerapkan sebuah visi misioner pada tiap anggota melalui evangelisasi, pelayanan dan karya amal. Kami memiliki komitmen untuk mewartakan sabda Tuhan. Setiap orang dalam komunitas aktif terlibat untuk menginjili orang-orang dekat dan rekan kerja mereka. Penginjilan ini dilakukan pada tingkat lokal, nasional, dan internasional dalam komunitas. Komitmen untuk karya amal terwujud dalam banyak bentuk termasuk kepedulian terhadap kaum miskin, cacat dan tertindas.

Relasi dengan Gereja
DOJCC adalah komunitas katolik dengan status kanonik yang tunduk pada aturan gereja Katolik. Komunitas ini memiliki anggaran dasar formal perkumpulan / paguyuban katolik diosesan. Komunitas ini dikenal sebagai serikat lepas. Pengikut setia Yesus ditingkat local juga sebagai anggota serika diosesan. Disebut pengikut setia Yesus karena merupakan sebuah paguyuban persaudaraan katolik. Kami berupaya untuk menerapkan sebuah sikap ekumenis dengan menjaga garis-garis kekatolikan tapi juga menerima dengan hangat anggota gereja-gereja Kristen lainnya.

Cabang-Cabang Komunitas
DOJCC merupakan sebuah komunitas yang terbentuk atas komitmen bersama para anggota terhadap sebuah cara hidup. Kami memilik visi untuk menjalankan komitmen ini dalam cabang-cabang berdasarkan pembagian wilayah. Tiap cabang bukanlah komunitas terpisah, melainkan kelompok-kelompok bagian dari komunitas. Walaupun komunitas terlihat dalam cabang-cabangnya, tapi jumlahnya lebih dari yang ada di setiap cabangnya. Kami memiliki visi untuk membuka cabang, kapan dan dimana saja ada peluang muncul, namun biasanya didahului sebuah proses doa dan discerment dalam komunitas bersama dengan orang-orang di daerah yang bersangkutan.

Kepemimpinan
Rahmat kepemimpinan diterapkan oleh pria dan wanita dalam komunitas. Setiap kelompok dalam komunitas menunjuk seorang pemimpin yang bertanggung jawab atas kelompoknya dan berupaya untuk mempererat relasi antar anggota. Pelayanan membutuhkan pemimpin-pemimpin yang mampu memastikan visi dan arah pelayanan tetap terjaga. Kepemimpinan diterapkan dalam kerja sama dengan pemimpin-pemimpin yang lain dalam komunitas. Setiap cabang dalam komunitas dipimpin oleh seorang koordinator yang mengemban tanggung jawab pastoral bagi setiap anggotanya. Ia menjalankan perannya dalam kerja sama dengan anggota-anggota yang dipilih dalam sebuah tim. Koordinator tiap cabang bertanggung jawab pada dewan untuk melaksanakan visi komunitas pada tingkat lokal. Komunitas ini dipimpin oleh dewan koordinasi. Koordinator adalah orang-orang khusus yang dipanggil oleh Tuhan untuk memberikan hidupnya bagi pelayanan pastoral dalam komunitas. Seorang anggota dari dewan koordinasi, yaitu ketua dewan diberi tanggung jawab untuk memimpin dewan dan seluruh komunitas. Kewenangan utama untuk pengambilan keputusan dalam komunitas adalah gabungan suara yang terdiri dari anggota dewan koordinasi dan seluruh anggota komunitas.

Komitmen Bersama
Komitmen bersama menghasilkan stabilitas dalam kehidupan berkomunitas. Komitmen ini tumbuh dari panggilan Tuhan pada tiap pribadi dan dilandaskan pada sebuah ikrar seumur hidup yang didahului dengan discerment. Komitmen dibuat dihadapan Tuhan dan anggota perjanjian (anggota penuh) terlebih komitmen untuk hidup dengan cara hidup khusus yang dipahami sebagai salah satu elemen penting. Anggota penuh bertemu secara reguler sebagai sebuah kelompok untuk memperkuat identitas mereka dan memperdalam visi serta pemahaman mereka tentang hidup berkomunitas.

Kehidupan Sakramental dan Spiritual
Anggota komunitas dihimbau untuk memperdalam kehidupan karismatik katoliknya dengan menanggapi panggilan pada kekudusan melalui cara hidup yang sesuai dengan status hidup yang dipilih. Ini termasuk (tapi tidak terbatas pada) doa harian, partisipasi reguler dalam Ekaristi dan sakramen rekonsiliasi, pendalaman kitab suci dan karya amal, dan juga pelayanan. Kami juga mengembangkan sebuah devosi pada Maria, ibu sang juru selamat.

Hari Tuhan
Kami menghormati hari minggu sebagai hari kebangkitan Tuhan dan hari penantian kedatangan-Nya kembali. Sebagai hormat pada Tuhan, kita mengkhususkan hari minggu sebagai hari istirahat, untuk keluarga dan doa.

Pertemuan Komunitas / Community Gathering 
Pertemuan komunitas / Gathering adalah pertemuan reguler anggota komunitas untuk kembali fokus pada atau memusatkan diri pada Tuhan dan untuk merayakan sukacita bersama. Pertemuan ini juga menjadi kesempatan khusus untuk menghormati hari Tuhan, menyembah Dia sebagai satu kesatuan, menggunakan karunia-karunia Roh Kudus dalam pelayanan, berbagi rasa dengan sesama anggota komunitas, saling melayani dan mendengarkan nubuat, menerima arahan dan input dari para koordinator, mendengarkan ceramah-ceramah yang bermanfaat, berdoa bersama untuk kepentingan para anggota, membantu dalam karya pewartaan dan pembinaan anak-anak dalam komunitas. Pertemuan ini biasanya diadakan tiap hari minggu dengan penanggungjawab koordinator tiap cabang. Pertemuan ini merupakan tambahan dari perayaan Ekaristi mingguan.

Persaudaaran
Membangun persaudaraan sangat penting bagi kehidupan komunitas. Kami ingin membangun relasi persaudaraan yang kuat, intim dan kami mendukung kegiatan-kegiatan untuk membina persaudaraan antar anggota komunitas.

Kelompok-Kelompok Kecil (Small Group)
Small Group merupakan bagian fundamental dari kehidupan komunitas. Small Group dapat memperkuat relasi dan membantu mengembangkan lingkungan dimana orang hidup dalam keterbukaan satu sama lain, dalam keyakinan dan cinta. Setiap anggota komunitas yang telah dewasa dikelompokkan dalam Small Group dan mengadakan pertemuan sekurang-kurangnya dua minggu sekali. Struktur dari Small Group ini berformasi kelompok sharing pria dan wanita. Sebuah cabang memiliki kebebasan untuk membentuk kelompok tambahan dalam bentuk lain misalnya fellowship, melalui celebration meal atau malam perayaan sabat.

Program Formasi (Formation Teaching)
Tuhan memanggil kita pada kekudusan untuk bertumbuh dewasa dalam Dia. Untuk hidup dalam kepenuhansebagai orang katolik, menjalani hidup sebagai anggota komunitas, kami mempunyai sebuah program pengajaran formasi yang berlaku untuk tiap cabang dalam komunitas. Anggota harus mencapai standar minimum formasi sebelum bergabung dalam komunitas dan mengucapkan janji. Program formasi meliputi cara-cara praktis dan merupakan serangkaian tujuan dalam hidup berkomunitas secara katolik. Kami juga menyadari bahwa formasi orang per orang terjadi dalam berbagai bentuk dan melalui beberapa tahap. Kami berupaya untuk mengembangkan sebuah perilaku bertanggung jawab secara pribadi untuk bertumbuh dalam Kristus.
Para koordinator memiliki tanggung jawab khusus dalam membentuk anggota komunitas tapi juga dapat mendelegasikan dalam bentuk pendekatan pada anggota lainnya. Siapa pun yang memberi ceramah formasi haruslah secara penuh terbentuk dalam semua aspek cara hidup komunitas. Bertumbuh dalam kehidupan spiritual dan segi lain kehidupan, timbul suatu kebutuhan untuk formasi individu dan bersama. Kami juga mengetahui kebutuhan untuk program formasi yang diperlukan untuk kepentingan pelayanan dan misi dalam komunitas, misalnya untuk para koordinator yang memberi pelayanan pastoral.

Pelayanan Pastoral Pribadi (Pastoral Care)
Pelayanan pastoral adalah sebuah konsekuensi dari kerinduan individu dalam komunitas untuk menjadi seorang murid yang berbuah. Pelayanan pastoral pribadi menjadi sebuah wadah eksternal yang menyediakan kebijaksanaan praktis karena kami berusaha untuk bertumbuh dewasa dalam Kristus. Ini bukanlah sebuah peran otoritatif yang bisa mengurangi kebebasan sesama anggota komunitas. Pelayanan pastoral diberikan secara pribadi kepada masing-masing individu dalam relasi khusus dengan Kristus. Sasarannya adalah untuk memberi dorongan pribadi untuk bertumbuh dalam kehidupan kristiani sehingga anggota komunitas dapat bertumbuh menjadi murid-murid Kristus yang sejati. Anggota komunitas yang telah dewasa dalam iman ditugaskan untuk memberi pelayanan pastoral bagi anggota lainnya.
Pelayanan pastoral diberikan tiap dua minggu sekali dalam tahap-tahap awal komunitas dan sekurangnya tiap bulan setelah menjadi anggota tetap. Relasi pastoral ini berkembang dari tipe permuridan menjadi tipe persaudaraan, karena anggota telah bertumbuh dalam hubungan dengan kasih Kristus dalam komunitas dan berkembang dalam kedewasaan kristiani

Kehidupan Keluarga
Keluarga adalah basis yang memberi stabilitas pokok bagi kehidupan bersama kita. Keluarga adalah tempat dimana anak-anak kita diasuh dan dikembangkannya ketrampilan social mereka. Kita memiliki tanggung jawab untuk menginjili anak-anak kita, memperkuat ikatan perkawinan dan membentuk keluarga dalam kehidupan konteks kristiani . Sejalan dengan ajaran katolik kita mengetahui dan mendukung peran keluarga dalam perwataan. Kami menghargai orangtua tunggal dalam komunitas dan kami memberi dukungan pada tiap tahap kehidupan keluarga mereka.

Kehidupan Selibat
Kami menghormati pilihan hidup membujang dalam komunitas dan menghargai ekspresi-ekspresi berbeda yang ada. Kami sadar ini bukanlah masa yang diisi dengan hal-hal tak bermanfaat tapi merupakan waktu yang tepat untuk pelayanan aktif bagi Tuhan, membentuk kedewasaan kristiani dan melakukan discerment akan panggilan Tuhan bagi mereka. Kami sepakat untuk membangun dan mendukung pertumbuhan iman anggota-anggota komunitas yang hidup membujang dan melibatkan mereka dalam lingkungan kristiani yang dapat menolong mereka untuk mencermati dan mempersiapkan status hidup mereka. Kami juga memberi dukungan sepenuhnya dalam menjalaninya.

Kehidupan Membiara
Tumbuhnya panggilan untuk hidup selibat membiara di tengah komunitas adalah salah satu tanda jelas bahwa Tuhan beserta para pelayan-Nya. Kami sepakat untuk membantu mengembangkan dan mendukung panggilan ini dimana pun tumbuh, baik sebagai anggota misionaris cinta kasih Allah (MGL) atau serikat lainnya.
Kami menyadari tanggung jawab untuk melatih dan membentuk mental anak-anak dan muda mudi dalam kehidupan iman katolik. Pada tahap ini kami mendukung keluarga-keluarga dan berupaya memperkuat ikatan keluarga untuk mencapai tujuan ini. Kami merindukan sebuah kehidupan dalam kelimpahan bersama. Kami mengembangkan sebuah keterbukaan untuk hidup bersama dan dekat satu sama lain. Ini mendukung kehidupan berkelompok yang memadukan beragam situasi hidup. Menjadi visi kami untuk mengembangkan kelompok tempat tinggal atau perumahan dalam lokasi-lokasi tertentu dimana tiap anggota dapat hidup dalam kelimpahan kasih Tuhan setiap hari.

Karya Amal
Kami percaya bahwa Tuhan memanggil kita untuk berbagi dalam semua aspek hidup termasuk segi finansial. Untuk itu kami mendukung karya amal dari kemurahan hati dengan menggunakan perpuluhan sebagai petunjuk dasar pemberian derma dan sedekah bagi orang miskin.

Logo Komunitas
Logo komunitas adalah sebagai ekspresi visi bersama dalam kehidupan komunitas yang membantu meneguhkan identitas tiap anggota. Logo ini terdapat dalam semua jenis publikasi, iklan, dan sebagai tanda silahturahmi antar anggota.